× Home Politik
Ekonomi
Hukum
Gaya Hidup
Olahraga
Diskursus
Commerce
Video
Serba Serbi
Photo

Muhammad Yamin Tokoh Utama Cikal Bakal Lahirnya Pancasila

02 Juli 2020
Penulis : Muhammad Said
Share :
Responsive image
Syamsul Rizal, WAKIL DIREKTUR LEKHUD (Lembaga Kajian Hukum dan Demokrasi)

epicentrum.co.id - Pancasila menjadi hal yang penting bagi bangsa Indonesia karena merupakan Falsafah Bangsa Indonesia dan Negara mengkonsensuskan Pancasila sebagai dasar negara kesatuan Republik Indonesia.

Sebelum Pancasila lahir dan digunakan sebagai dasar negara Indonesia, terlebih dulu digelar sidang oleh BPUPKI untuk membahas poin penting dalam Pancasila itu. Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) merupakan Badan yang dibentuk untuk menyelidiki hal-hal penting dan menyusun berbagai rencana yang berhubungan dengan persiapan kemerdekaan Indonesia.

Dalam sejarah lahirnya, Pancasila dirumuskan oleh tiga tokoh penting, yaitu Mohammad Yamin, Dr. Soepomo, dan Ir. Soekarno. Benar bahwa pada rapat BPUPKI yang digelar pada 1 Juni 1945, presiden Soekarno menyampaikan pidato yang salah satunya mencetuskan Pancasila, tetapi sebelum Ir. Soekarno Pidato, Tokoh penting pertama yang mencetuskan cikal bakal lahirnya Pancasila adalah Mohammad Yamin. Beliau adalah seorang sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, dan ahli hukum. Dalam perumusan Pancasila, beliau memberikan lima hal untuk bisa dijadikan dasar negara. Ketika berpidato, lima dasar yang diberikannya adalah peri kebangsaan, peri kemanusiaan, peri ketuhanan, peri kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat.

Namun saat memberikan usulannya dalam bentuk tertulis pada saat itu, gagasan ini berubah, usulan M. Yamin itu berubah menjadi Ketuhanan yang Maha Esa, Kebangsaan Persatuan Indonesia, Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selain Mohammad Yamin, tokoh yang ikut merumuskan Pancasila juga ada Dr. Soepomo, usulan untuk rumusan Pancasila dari Dr. Soepomo diungkapkan juga dalam pidatonya pada sidang BPUPKI yang digelar pada 31 Mei 1945. Sama seperti Mohammad Yamin, Dr. Soepomo juga memberikan lima rumusan untuk dijadikan dasar negara. Lima rumusan dasar negara yang merupakan usul Dr. Soepomo adalah persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir batin, musyawarah, dan keadilan rakyat.

Yang ketiga atau terakhir terakhir adalah Ir. Soekarno melalui pidatonya pada sidang BPUPKI yang digelar 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato yang berisi gagasan mengenai dasar negara yang terdiri dari lima butir gagasan. Gagasan itu adalah kebangsaan Indonesia, internasionalisme dan perikemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial, dan Ketuhanan yang Maha Esa. Selain itu, Soekarno juga mengusulkan tiga dasar negara yang diberi nama Ekasila, Trisila, dan Pancasila.

Jadi kalau kita mau memahami secara konprehensip dan terstruktur siapakah yang menggagas pertama kali pemikiran perlunya ada dasar negara menuju indonesia merdeka, terang menderang bahwa ide dasar lahirnya Pancasila adaah Mohammad Yamin, sedangkan DR. Soepomo dan Soekarno mengikut alur deri pemikiran Mohammad Yamin. karena itu tiga tokoh penting diatas perlu kita hormati dengan tidak mengkaburkan sejarah pancasila dengan awal kelahiran. Semoga Tuhan Yang Maha Esa terus memberikan anugera kepada kita semua untuk tetap Berbangsa yang satu bangsa indonesia, berbahasa yang satu bahasa Indonesia, Bertanah Air Satu Tanah Air Indonesia dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Salam Solidaritas!

Syamsul Rizal
WAKIL DIREKTUR LEKHUD
(Lembaga Kajian Hukum dan Demokrasi)

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Epicentrum. All Rights Reserved.