× Home Politik
Ekonomi
Hukum
Gaya Hidup
Olahraga
Diskursus
Commerce
Video
Serba Serbi
Photo

Anindya Bakrie sebut Indonesia Memiliki Potensi Untuk Bisa Berkontribusi Lebih Besar dalam Global Supply Chain

20 November 2020
Penulis : Bangpen
Share :
Responsive image
Ketua Dewan Penasihat Bisnis Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik atau APEC Business Advisory Council (ABAC) Indonesia, Anindya Bakrie ( Foto: FB Anindya Bakrie )

Epicentrum.co.id- Ketua Dewan Penasihat Bisnis Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik atau APEC Business Advisory Council (ABAC), Anindya N. Bakrie, mengatakan keberadaan poros ekonomi di kawasan Asia Pasifik merupakan sesuatu yang relevan dan harus bisa dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku usaha di sekitarnya.

Hari ini kami ABAC Indonesia mengikuti acara APEC CEO Dialogues 2020 yang digelar di Malaysia dan bertajuk APEC Re-imagined: Priorities in The Aftermath of Covid-19.

Di acara yang digelar secara virtual dan dihadiri para kepala pemerintahan anggota APEC ini,Presiden Joko Widodo memberikan pidato kunci yang menarik.
 
Inti pidato beliau adalah Indonesia telah belajar banyak dari krisis akibat covid-19 dan terus bergerak cepat di masa sulit, membenahi aturan dan birokrasi (dengan omnibus law) untuk membuka pintu selebar-lebarnya jadi destinasi investasi dan bisnis baik di Asia Pasifik maupun dunia.
 
Ini peluang besar karena separuh PDB, perdagangan, dan investasi dunia ada di Asia Pasifik. dan di antara anggota APEC Indonesia adalah yang paling siap.
Sebagai contoh, dari tiga hal yang digaris bawahi tuan rumah Malaysia yaitu: integrasi regional, inovasi digital, dan ekonomi yang inklusif, kesemuanya kita sudah siap.
 
Soal integrasi regional, Indonesia dengan 17 ribu pulau dan 275 juta penduduk punya banyak pengalaman. Soal inovasi digital, dari 9 Unicrorn, 5 di antaranya ada di Indonesia dan 4 lainnya fokus di Indonesia. Jadi kita ini gudangnya digital dan akan jadi lumbung dunia.
 
Nantinya itu semua akan mendorong pembangunan ekonomi yang berkeanjutan yang mensejahterakan rakyat dan membawa Indonesia menjadi negara maju.
Kami ABAC Indonesia mendukung penuh hal itu. Salah satu upaya kongkritnya adalah dengan membuat: Indonesia Impac Fund. Social impac fund ini akan mendanai dan mendorong startup-startup potensial untuk maju dan memberikan dampak yang baik.
 
Bedanya dengan dengan pendanaan komersial, Indonesia Impac Fund ini tidak hanya melihat return atau profit semata namun juga melihat impac-nya. Sumber dananya dari dalam dan luar negeri.
 
Dengan ini semoga ekosistem digital dan UMKM semakin maju dan bisa memberikan kontribusi besar pada perekomonian, dan memuluskan jalan Indonesia menjadi negara maju dan sejahtera. (*)
 
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Epicentrum. All Rights Reserved.