× Home Politik
Ekonomi
Hukum
Gaya Hidup
Olahraga
Diskursus
Commerce
Video
Serba Serbi
Photo

Kota Denpasar Tak Punya Anggaran Bayar Hotel Tempat Isolasi Pasien COVID-19

22 Februari 2021
Penulis : Komang Adyana
Share :
Responsive image
Credit Photo / Sindo

Epicentrum.co.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghentikan sementara pembiayaan hotel untuk isolasi pasien terkonfirmasi positif corona yang bergejala ringan dan yang tanpa gejala (OTG-GR), di Bali.

Sekretaris Satgas COVID-19 Bali Made Rentin mengatakan, masing-masing kabupaten/kota diarahkan untuk melanjutkan pembiayaan isolasi pasien COVID-19 di hotel.
 
“Rapat koordinasi antar Satgas memutuskan seluruh kabupaten/kota di Bali siap membiayai kelanjutan biaya hotel karantina yang bersumber dari APBD,” kata Made Renti seperti yang kami lansir dari laman Kumpaarn, Senin (22/2).
 
Namun, dari 9 kabupaten/kota di Bali hanya Kota Denpasar yang menyatakan belum siap melanjutkan biaya karantina hotel. Kota Denpasar tidak memiliki anggaran.
 
“Hanya Kota Denpasar yang belum siap untuk melanjutkan pembiayaan hotel karantina karena terkendala anggaran,” kata Made Rentin.
 
Made Rentin yakin Kota Denpasar akan mencari solusi. “Akan mencari strategi lain dengan memanfaatkan gedung dan sarana pemerintah sebagai tempat karantina hotel,” kata dia.
 
Di sejumlah kabupaten juga tersiar kabar sejumlah hotel menolak dijadikan tempat isolasi. Made Rentin membantah hal tersebut. “Enggak ada yang menolak,” kata dia.

Seperti diketahui, pembiayaan isolasi dihotel tercatat hingga 28 Februari 2021. Hal ini diketahui dari surat Ketua Harian Satgas Covid-19 Bali Dewa Made Indra nomor 197/SatgasCovid/II/2021 tentang pemberhentian sementara pelaksanaan karantina bagi orang tanpa gejala-gejala ringan (OTG-GR).
 
Untuk pasien yang saat ini masih dikarantina maka batas keluar dari hotel tempat karantina 27 Februari dan untuk nakes 28 Februari.
 
Satgas COVID-19 gotong royong di desa diminta melakukan pengawasan pasien yang isolasi mandiri di rumah masing-masing. Pasien yang bergejala berat tetap dibawa ke rumah sakit rujukan.
 
Saat ini, kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di bali mencapai 32.185 orang. Di antaranya, 28.918 orang atau 89, 85 persen telah dinyatakan sembuh, 867 orang atau 2,69 persen dinyatakan meninggal dunia.

Sedangkan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 2.400 orang atau 7,46 persen.
 
 
 
 
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Epicentrum. All Rights Reserved.