× Home Politik
Ekonomi
Hukum
Gaya Hidup
Olahraga
Diskursus
Commerce
Video
Serba Serbi
Photo

Diwarnai Kontroversi 3 Kali Pemberian Penalti Oleh Wasit, Timnas Qatar Juara Piala Asia 2023

11 Februari 2024
Penulis : Komang Adyana
Share :
Responsive image
Gredit Photo / Facebook

Epicentrum.co.id -  Timnas Qatar juara Piala Asia 2023. Mereka memenangkan pertandingan final dengan skor 3-1 atas Timnas Yordania di Lusail Stadium, Sabtu malam WIB 10 Februari 2024. Dua gol tuan rumah tercipta melalui penalti.

Bermain di depan pendukung sendiri tak lantas membuat Qatar bisa dengan mudah menjalani pertandingan. Karena Yordania mampu memberikan perlawanan sengit sejak menit awal.

Pertandingan pun berjalan seru karena kedua tim saling jual beli serangan. Qatar berhasil mendapatkan momentum bagus setelah Akram Afif melakukan akselerasi dari sisi kiri penyerangan.


Dia membawa bola masuk ke dalam kotak penalti, dan terjatuh ketika bek Yordania, Abdallah Nasib coba melakukan adangan. Wasit tanpa ragu langsung meniup peluit dan menunjuk titik putih.

Akram Afif langsung menjadi algojo tendangan penalti. Dengan tenang dia mengarahkan bola ke sisi kiri, dan itu membuat kiper Yordania, Yazeed Abulaila sulit untuk menjangkaunya.

Ketinggalan satu gol membuat Yordania tersentak. Mousa Altamari dan kawan-kawan langsung meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka beberapa kali berhasil menciptakan peluang, tapi sayang tak bisa dikonversi jadi gol.

Memulai babak kedua, Yordania memperlihatkan tekad bermain habis-habisan. Mereka memberi tekanan ke pertahanan Qatar yang harus sampai jatuh bangun mengadangnya.

15 menit babak kedua berjalan, sekira empat peluang diciptakan oleh Yordania. Beruntung bagi tuan rumah karena kiper Meshaal Barsham masih mampu untuk melakukan penyelamatan gemilang.

Upaya yang dilakukan Yordania membuahkan hasil ketika pertandingan memasuki menit 67. Yazan Alnaimat yang mendapatkan bola di dalam kotak penalti langsung melepaskan tendangan keras menggunakan kaki kiri. Basham tak berdaya untuk menepis.


Sayangnya gol penyeimbang itu cuma bertahan sekira enam menit. Karena setelah itu Qatar kembali mendapatkan penalti dari wasit. Momen pemberian penalti ini terbilang menegangkan.

Karena ini diawali oleh adangan Mahmoud Almardi terhadap penyerang Qatar, Ismail Mohamad. Awalnya wasit menganggap itu bukan pelanggaran dan permainan terus berlanjut sekira dua menit lebih.

Ketika permainan terhenti, ada sinyal dari video assistant referee (VAR) agar wasit melakukan pemantauan. Dari sana didapati Almardi melakukan pelanggaran dan Qatar kembali dapat penalti.

Akram Afif kembali maju menjadi algojo. Untuk kedua kalinya, eksekusi dia ke arah kiri tak berhasil dihentikan oleh Yazeed Abulaila. Yordania kembali mencoba untuk bisa mengejar ketertinggalannya.

Akan tetapi, mereka kembali mendapat hukuman penalti di masa injury time, dan Akram Afif mencetak hattrick-nya. Bagi Qatar ini adalah gelar juara Piala Asia kedua mereka dalam sejarah.

Menariknya, mereka mendapatkan ini secara beruntun. Dengan dua gelar juara beruntun, kini mereka ada di jajaran tim top Asia, seperti Korea Selatan, Iran, Arab Saudi, dan Jepang. 



Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Epicentrum. All Rights Reserved.