× Home Politik
Ekonomi
Hukum
Gaya Hidup
Olahraga
Diskursus
Commerce
Video
Serba Serbi
Photo

Lalu Muhammad Zohri dan Target Tak Main-main di Olimpiade 2020

10 Juni 2021
Penulis : Komang Adyana
Share :
Responsive image
Credit Photo / Bola Net

Epicentrum.co.id - Tugas berat diemban oleh atlet wakil Indonesia di cabang olahraga atletik dalam Olimpiade Tokyo 2020. PB PASI (Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) menargetkan babak semifinal di lari 100 meter putra atletik.

Indonesia sendiri kini memiliki satu wakil yang dipastikan lolos ke Olimpiade 2020, dia adalah Lalu Muhammad Zohri usai mencatatkan waktu 10,03 detik di Seiko Golden Grand Prix Osaka 2019 lalu. 

Dengan begitu pria kelahiran Lombok, Nusa Tenggara Barat itu menjadi ujung tombak Indonesia untuk merealisasikan target dari PB PASI.

Sekretaris Umum PB PASI, Tigor M. Tanjung ketika ditemui VIVA di Stadion Madya, Gelora Bung Karno pada Rabu 9 Juni 2021 menjelaskan target tersebut. Dia yakin dengan persiapan yang matang, Zohri bisa menembus semifinal.

"Harus 10 kecil untuk Zohri, saat di Jepang 10,38 detik kita hitung tapi di babak final yang dia menurun, sebenarnya kita lihat keseluruhan yaitu ada cedera. Dia dioperasi kan bulan November 2020, praktis dia penyembuhan dan latihan ringan baru bulan April 2021, setelah itu dia baru full dan kita test di Jepang bisa dapat 10,34 detik," kata Tigor, kepada VIVA.

PB PASI menilai pencapaian ini sudah cukup membuktikan ketahanan fisik dari Zohri usai cedera yang memaksanya melakukan operasi meniscus.

"Itu menggembirakan, berarti dia sembuh. Kita akan kerjakan untuk memberikan beban latihan yang lebih besar lagi, supaya dia bisa 10,1 detik misalnya dan bisa masuk semifinal," lanjut dia. 

Kini persiapan tengah dilakukan, dan apa sih yang akan dilakukan PB PASI jelang Olimpiade 2020?

Persiapan 

Pada 9 Mei 2021 lalu, Zohri tampil di nomor 100 meter putra dalam test event Olimpiade Tokyo 2020. Kompetisi dengan tajuk World Athletics Continental Gold Tokyo 2021 ini adalah turnamen perdana Zohri sejak 1,5 tahun terakhir. 

Zohri mencatatkan waktu 10,45 detik dan menempati posisi ketujuh dari delapan dalam putaran final. Catatan tersebut menurun sebab di sesi pemanasan dia mencatatkan waktu 10,38 detik. 

Ajang tersebut merupakan salah satu persiapan Zohri menuju Olimpiade, dia tahu catatan tersebut tidak memuaskan dan berupaya untuk memperbaikinya.

"Saya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia belum bisa kasih yang terbaik di uji coba ini. Semiga di kejuaraan berikutnya bisa lebih maksimal," kata Zohri dalam rilis video PB PASI di Jakarta, beberapa waktu lalu. 

PB PASI tentu punya peran besar untuk memperbaiki catatan Zohri, Tigor mengatakan bakal mendatangkan pelatih kaliber dunia bernama Harry Marra

"Kita akan mendatangkan pelatih terbaik dunia, Harry Marra. Kalau tidak ada aral melintang bisa minggu depan datang 15 Juni 2021. Kontrak 6 bulan sampai SEA Games," tambah dia.

Untuk diketahui, Harry Marra sendiri pernah berperan penting dalam kemajuan prestasi atletik Indonesia. Bagaimana tidak, Tim Atletik Indonesia berhasil mencatat sukses di Asian Games 2018 lalu.

Marra jadi sosok penting di balik kesuksesan Tim Atletik Indonesia saat meraih dua medali perak dan satu medali perunggu Asian Games.

VIVA

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Epicentrum. All Rights Reserved.