× Home Politik
Ekonomi
Hukum
Gaya Hidup
Olahraga
Diskursus
Commerce
Video
Serba Serbi
Photo

Ada Peran Icuk Sugiarto dan PB Pelita Bakrie dalam Karir Awal Apriyani Rahayu Sebagai Atlit Bulutangkis

06 Agustus 2021
Penulis : Komang Adyana
Share :
Responsive image
Credit /Photo : Tribunnews

Epicentrum.co.id - Nama Icuk Sugiarto akan selalu diingat oleh Apriyani Rahayu, atlet bulu tangkis ganda putri Indonesia peraih medali emas Olimpiade Tokyo.

Kenapa? saat itu kalau Icuk Sugiarto tidak menerimanya sebagai anak didik di PB Pelita Bakrie Jakarta, mungkin jalan cerita karier Apriyani Rahayu akan berbeda.

Tak hanya Apriyani, Muhammad Akib Ras, orang yang membawa Apriyani ke Jakarta pun mengucapkan rasa terima kasih kepada Icuk Sugiarto yang saat itu menjabat sebagai Ketua PBSI DKI Jakarta.

Akib Ras dikenalkan oleh temannya yang bernama Yuslan Kisra kepada Icuk yang kemudian dimintanya untuk menerima dan melatih Apriyani Rahayu pemain bulu tangkis putri yang berbakat.

Sekali lagi Akib Ras memberikan pujian bahwa Icuk adalah sosok yang rendah hati dan punya niat tulus dalam membantu.

"Saya selaku pembina Apriyani dari Kota Konawe sangat respek dan mengucapkan terima kasih sekali kepada pak Icuk, yang selama ini memberikan yang terbaik kepada Apriyani dari awal sampai akhirnya keluar dari PB Pelita Bakrie," ujar Muhammad Akib Ras, Kepala Dinas Komunikasi dan Infomatika Pemkab Konawe, Sulawesi Tenggara.

Lanjutnya, Icuk adalah sosok yang langsung tergerak hatinya untuk membantu Apriyani yang pada saat itu kondisinya serba terbatas.

Hingga saat ini, Akib Ras masih menaruh rasa respek yang besar kepada Icuk Sugiarto.

"Sebelum Apriyani sukses seperti sekarang ini, saya sampaikan kepada teman-teman, Icuk Sugiarto adalah orang yang baik. Jarang ditemui orang seperti itu," tutupnya.

Apriyani Rahayu mengawali karier bulu tangkis di Kota Konawe, Sulawesi Tenggara.

Melihat prestasi dan potensinya di Kota Konawe, PBSI Konawe dan keluarga sepakat untuk mengembangkan potensi Apriyani sehingga menjadi atlet bulu tangkis profesional.

Pada tahun 2013 Apriyani Rahayu diterima berlatih dan tinggal di PB Pelita Bakrie Jakarta di daerah Duri Kosambi.

Sampai akhirnya Apriyani memutuskan pindah ke PB Jaya Raya Jakarta dan bergabung bersama Greysia Polii.

Mimpi Apriyani sedikit mulai terwujud setelah dipanggil masuk dan menghuni pelatnas PBSI Cipayung pada tahun 2017.

Sampai akhirnya sukses merebut medali emas bersama Greysia Polii di nomor ganda putri Olimpiade Tokyo setelah mengalahkan Chen Qing Chen/Jia Yi fan 21-19, 21-15.

Sumber: Tribunnews

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Epicentrum. All Rights Reserved.