× Home Politik
Ekonomi
Hukum
Gaya Hidup
Olahraga
Diskursus
Commerce
Video
Serba Serbi
Photo

Walau Sempat Rusuh, Jam Malam di Belanda Diperpanjang hingga 2 Maret

09 Februari 2021
Penulis : Joni Andromeda
Share :
Responsive image
Potret kerusuhan tolak jam malam di Belanda. Foto: Peter De Jong/AP

epicentrum.co.id - Pemerintah Belanda memperpanjang penerapan jam malam hingga 2 Maret demi mencegah penularan varian baru virus corona. Jam malam di Belanda mulai pukul 21.00 hingga 04.30 waktu setempat telah diberlakukan sejak 23 Januari, dan sedianya berakhir pada 10 Februari.

Namun pemerintah Belanda memperpanjang jam malam meski sempat menimbulkan demo berujung kerusuhan yang terburuk selama 4 dekade terakhir.

"Jam malam akan diperpanjang. Ini diperlukan karena varian baru virus corona yang lebih menular sedang berkembang di Belanda," kata pemerintah dalam pernyataan setelah rapat kabinet seperti dikutip dari AFP pada Senin (8/2) waktu setempat.

Pemerintah Belanda menyebut lebih dari 95 persen warga mematuhi jam malam bersama dengan pembatasan pengunjung satu orang per rumah tangga per hari, serta larangan penerbangan dari beberapa negara.

Perluasan pembatasan juga dilakukan dengan menutup bar, restoran, dan toko non-esensial, meskipun sebagian besar sekolah dasar dibuka kembali pada Senin (8/2).

Diketahui penerapan pembatasan dan jam malam tersebut menimbulkan kerusuhan selama 3 hari berturut-turut. Kerusuhan terjadi di Amsterdam, Rotterdam, Den Haag, Eindhoven, dan kota-kota lain. Lebih dari 400 orang ditangkap dalam kerusuhan itu.

Seorang menteri menyebut para perusuh "sampah". Sementara Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, menyebut para perusuh sebagai "penjahat". (kumparan)

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Epicentrum. All Rights Reserved.