× Home Politik
Ekonomi
Hukum
Gaya Hidup
Olahraga
Diskursus
Commerce
Video
Serba Serbi
Photo

Siapa Merapat dan Terdepak saat Kabar Reshuffle di Depan Mata

21 April 2021
Penulis :
Share :
Responsive image
Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

epicentrum.co.id, JAKARTA - Isu reshuffle kabinet terus berembus meski masih penuh tanda tanya. Ada orang-orang yang dikabarkan merapat ke kabinet, ada pula yang dirumorkan bakal terdepak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom hingga Rabu (21/4/2021), berikut adalah orang yang dikabarkan merapat dan menteri yang dikabarkan terdepak dari Kabinet Jokowi.

Dikabarkan merapat

1. Bahlil Lahadalia

Bahlil memang bukan orang baru di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini. Dia adalah Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Namun kini ada pembentukan kementerian baru, yakni Kementerian Investasi. Kabarnya, Bahlil akan menjadi Menteri Investasi.

"Kepala Badan Kooridnasi Penanaman Modal Pak Bahlil Lahadalia, kita tahu track record beliau bekerja selama satu tahun ini dan kinerjanya yang luar biasa, saya meyakini beliau akan dilantik kembali menajadi Menteri Investasi," kata Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, Rabu (14/4) pekan lalu.

2. Muhammad Rapsel Ali

Belakangan, nama Rapsel sering terdengar. Menantu Wakil Presiden Ma'ruf Amin ini dikabarkan bakal menjadi Menteri Investasi juga. Dia sudah dipanggil Presiden Jokowi pada Rabu (14/4) pekan lalu. Namun dia mengaku tidak ada pembicaraan spesifik soal Kementerian Investasi pada kesempatan itu.

"Nggak spesifik sih. Ya alhamdulillah. Saya nggak berani melampaui," kata Rapsel saat dikonfirmasi dirinya ditawari posisi di Kementerian Investasi, Jumat (16/4) lalu.

3. Witjaksono

Masih di isu yang sama, yakni Menteri Investasi, ada nama lain lagi yang juga dikabarkan bakal duduk di kursi kementerina baru itu. Namanya adalah Witjaksono, tokoh muda NU yang menjadi Ketua Umum Serikat Nelayan NU. Dia dipanggil oleh Jokowi yang disebutnya sebagai 'Pakde'. Dia sempat menyebut restu kiai.

"Intinya kita sudah dapat restu untuk bisa jadi tokoh nasional," ujar Witjaksono saat dihubungi detikcom, Senin (19/4) kemarin.

4. Abdul Mu'ti

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah ini dikabarkan bakal menjadi Menteri Pendidikan menggantikan Nadiem Makarim. Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Sunanto, menjagokan dia memperbaiki pendidikan di Indonesia. Namun Mu'ti tidak menanggapi berlebihan.

"Menteri itu hak prerogatif Pak Presiden. Saya tidak mau berandai-andai," kata Mu'ti kepada detikcom, Rabu (14/4) pekan lalu.

5. Orang-orang PAN

PAN, partai yang selama ini dikenal sebagai satu dari sedikit partai oposisi, dikabarkan merapat ke pemerintahan. Ada sejumlah nama elite PAN yang diisukan bakal menjadi menteri.

"Jadi, jika ada berbagai macam analisis dari para pakar mengenai bakal masuknya PAN di kabinet Jokowi reshuffle jilid II ini ataupun ada penilaian dari tim kabinet Jokowi, ketika melihat mungkin PAN ranking-nya tinggi, skornya memenuhi untuk masuk kabinet Jokowi, maka itu sebuah apresiasi. Itu semua compliment yang kita apresiasi setinggi-tingginya," kata Mumtaz kepada detikcom, Jumat (16/4) lalu.

PAN dikabarkan berpotensi mendapat jatah Menko Bidan Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) atau Menteri Perhubungan (Menhub). Berikut nama-nama dari PAN yang diisukan bakal masuk kabinet Jokowi:

- Sekjen PAN Eddy Soeparno
- Asman Abnur
- Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan

Selanjutnya, yang dikabarkan terdepak:

Dikabarkan terdepak

1. Nadiem Makarim

Mendikbud Nadiem Makarim dikabarkan bakal terdepak dari kabinet Jokowi. Isu ini juga sempat diiringi dengan menguatnya nama Abdul Mu'ti untuk menjadi Mendikbud lewat reshuffle.

Pihak yang menyoroti kinerja Nadiem antara lain Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Fasli Jalal, Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno, IMM, hingga HMI MPO. Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman menanggapi isu soal Nadiem kena reshuffle seiring penggabungan Kemendikbud dengan Kementerian Riset dan Teknologi nantinya.

"Presiden sudah disetujui oleh DPR untuk melakukan pembentukan kementerian baru, namanya Kementerian Investasi, kemudian juga disetujui oleh DPR melakukan pengubahan kementerian, dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan ditambah Riset dan Teknologi, sementara Kemenristek dan BRIN akan dihilangkan, dan Badan Riset Inovasi Nasional akan jadi badan sendiri," jelas Fadjroel dalam video seperti dilihat, Sabtu (17/4) lalu.

2. Moeldoko

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menilai Moeldoko layak dicopot dari jabatan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP). Soalnya, Moeldoko sudah mengupayakan kudeta Partai Demokrat. Itu sudah termasuk abuse of power. Partai Demokrat setuju.

Ketua Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Herman Khaeron menilai Moeldoko layak dipertimbangkan untuk direshuffle. Ketua DPP Demokrat Didik Mukrianto juga punya aspirasi yang sama.

Moeldoko sempat menanggapi soal reshuffle. "Jawabannya satu, tentang reshuffle kabinet yang tahu hanya presiden. Titik," kata Moeldoko saat meninjau Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Jl Raya Jakarta-Bogor, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (20/4) kemarin.

3. Sofyan Djalil

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil dinilai sebagai menteri yang layak di-reshuffle. Penilaian ini disampaikan oleh kelompok Jokowi Mania (JoMan).

"Entah apa maksud JoMan menyampaikan kasak-kusuk yang sifatnya seakan lebih akurat dari pengambil keputusan sendiri," kata Juru Bicara BPN Taufiqulhadi kepada wartawan, Rabu (14/4) lalu.

4. M Lutfi

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ikut dikabarkan sebagai menteri yang bakal kena reshuffle. Namun dia tak mau banyak menanggapi.

"Nggak ada. Saya nggak tahu yang itu," kata Lutfi usai Pelepasan Ekspor Produk L-Cysteine ke AS, di Perusahaan PT Cheil Jedang Indonesia, Pasuruan, Selasa (20/4) kemarin.

Presiden SBY melantik Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan RI yang baru di Istana Negara, Jumat 142 pukul 14.00 WIB. Lutfi dipilih untuk menggantikan Gita Wirjawan yang sudah resmi mengundurkan diri sejak beberapa waktu lalu.M Lutfi Foto: Istimewa

5. Johnny G Plate

Relawan Jokowi Mania (JoMan) mendorong Presiden Jokowi mereshuffle sejumlah menteri, salah satunya Menkominfo Johnny G Plate. Adapun Johnny sendiri santai menanggapi.

"He-he-he... dia belum mendapat informasi yang tepat apa yang dilakukan di kementerian ini atas hal-hal yang strategis termasuk kebijakan menjaga ruang digital yang dilakukan secara tegas saat ini. Namun nggak apa-apa kok itu pendapat masyarakat," kata Jhonny.

6. Syahrul Yasin Limpo

JoMan memasukkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sebagai menteri yang dinilainya layak direshuffle. Entah benar entah tidak nantinya Syahful bakal kena reshuffle.

7. Pratikno

Masih dari JoMan yang mengaku sudah mengantongi nama kandidat menteri kena reshuffle, mereka menilai Menteri Sekretaris Negara Pratikno juga bakal dicopot.

"Khusus Pratikno, kalau dia dipertahankan, akan ada jarak luar biasa antara Jokowi dan Rakyat," kata Ketua JoMan, Immanuel Ebenezer atau Noel.

8. Satu menteri NasDem

Ada isu, satu menteri dari Partai NasDem bakal kena reshuffle. Entah siapa satu menteri itu, namun yang jelas ada tiga kader NasDem yang ada di kabinet Jokowi saat ini:

- Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar
- Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo
- Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate

9. Inisial M

Ada pula kabar dari elite PKB, Luqman Hakim. Dia memberi isyarat, anggota kabinet yang akan di-reshuffle Jokowi adalah yang berinisial M.

"Presiden Jokowi akan me-reshuffle anggota kabinet yang dengan inisial huruf M," kata Lukman kepada detikcom, Kamis (15/4) lalu.

Setidaknya ada empat anggota Kabinet Indonesia Maju Presiden Jokowi yang berinisial M. Mereka adalah Menko PMK Muhadjir Effendi, Menko Polhukam Mahfud Md, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Jadi, siapa yang merapat dan siapa yang terdepak? Kawal terus isu reshuffle kabinet. [detik]

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Epicentrum. All Rights Reserved.