× Home Politik
Ekonomi
Hukum
Gaya Hidup
Olahraga
Diskursus
Commerce
Video
Serba Serbi
Photo

Turut Berduka Atas Jatuhnya Korban Jiwa Erupsi Gunung Semeru, Ini Daftarnya

06 Desember 2021
Penulis : Atop
Share :
Responsive image
Erupsi gunung Semeru

Epicentrum.co.idBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal akibat erupsi Gunung Semeru sebanyak 14 orang hingga Minggu (5/12/2021) pukul 17.30 WIB.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang juga melaporkan sebanyak 5.205 jiwa terdampak kejadian sebaran awan panas guguran yang terjadi pada Sabtu (4/12) lalu.

Saat ini, BPBD setempat masih melakukan pendataan terkait jumlah korban terdampak dan perkembangan jumlah orang yang mengungsi menjadi 1.300 jiwa.

Di samping itu, kini Bupati Kabupaten Lumajang Thoriqul Haq telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru selama 30 hari.

Yakni terhitung mulai 4 Desember 2021 sampai dengan 3 Januari 2022, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 188.45/525/427.12/2021.

Berikut data korban meninggal akibat erupsi Gunung Semeru:
Kecamatan Pronojiwo

1. Poniyem (50 tahun)

2. Bawon Triono (33 tahun)

3. Yatifa

4. Luluk

5. Edy

6. Edy Pranowo

Kecamatan Candipuro

1. Dafa (14 tahun)

2. Siti (40 tahun)

3. 3 korban lainnya masih dalam proses identifikasi

Abdul menambahkan terdapat satu korban meninggal atas nama Besut (50 tahun) di Desa Sumberwuluh.

"Korban lainnya masih dalam proses identifikasi," imbuhnya.

Selanjutnya, Abdul mencatat sebanyak 56 orang mengalami luka-luka akibat erupsi Gunung Semeru. 21 di antaranya mengalami luka ringan, dan 35 orang lainnya mengalami luka berat.

Adapun data penanganan korban luka berat:
1. 8 orang di Rumah Sakit dr Haryoto

2. 16 orang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian

3. 3 orang di Rumah Sakit Bhayangkara

4. 8 orang di Puskesmas Penanggal

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang juga melaporkan sebanyak 5.205 jiwa terdampak kejadian sebaran awan panas guguran yang terjadi pada Sabtu (4/12) lalu.

Saat ini, BPBD setempat masih melakukan pendataan terkait jumlah korban terdampak dan perkembangan jumlah orang yang mengungsi menjadi 1.300 jiwa.

Di samping itu, kini Bupati Kabupaten Lumajang Thoriqul Haq telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru selama 30 hari.

Yakni terhitung mulai 4 Desember 2021 sampai dengan 3 Januari 2022, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 188.45/525/427.12/2021. (KOMPAS) Image source Instagram

 

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Epicentrum. All Rights Reserved.