Yangwang U9 Xtreme Laku Rp44,5 Miliar, BYD Masuk Kelas Hypercar Mahal

Otomotif86 Views

Yangwang U9 Xtreme Laku Rp44,5 Miliar, BYD Masuk Kelas Hypercar Mahal Yangwang U9 Xtreme kembali membuat perhatian industri otomotif tertuju ke BYD. Mobil listrik performa tinggi dari sub merek mewah Yangwang itu disebut menjadi mobil produksi BYD termahal sejauh ini setelah terjual dengan harga lebih dari 20 juta yuan atau sekitar 2,76 juta dolar AS per unit di Beijing Auto Show 2026. Jika dikonversi secara kasar, nilainya mendekati Rp44,5 miliar. Angka tersebut membuat U9 Xtreme berada di kelas hypercar eksklusif, jauh di atas harga Yangwang U9 reguler yang sebelumnya sudah dikenal sebagai supercar listrik mahal dari China.

Yangwang U9 Xtreme Jadi Transaksi Termahal BYD

Kabar penjualan Yangwang U9 Xtreme langsung ramai karena nilainya sangat tinggi untuk ukuran merek otomotif China. BYD selama ini dikenal sebagai raksasa kendaraan listrik dengan volume penjualan besar, mulai dari mobil keluarga, sedan listrik, SUV, MPV, hingga kendaraan premium. Namun, U9 Xtreme menunjukkan bahwa BYD tidak hanya ingin kuat di pasar massal, tetapi juga ingin berdiri di kelas ultra mahal.

CarNewsChina melaporkan bahwa BYD mengonfirmasi U9 Xtreme terjual lebih dari 20 juta yuan atau 2,76 juta dolar AS per unit pada Beijing Auto Show 2026. BYD juga menyebut transaksi itu sebagai harga tertinggi yang tercatat pada pameran tersebut. Berdasarkan harga yang diungkap, model ini menjadi kendaraan produksi BYD termahal hingga saat ini.

Harga Rp44,5 Miliar Membuatnya Masuk Kelas Kolektor

Dengan kisaran Rp44,5 miliar, Yangwang U9 Xtreme tidak lagi bermain di pasar mobil sport biasa. Mobil ini menyasar pembeli yang mencari status, performa, edisi terbatas, dan nilai koleksi. Di titik harga seperti ini, konsumen tidak hanya membeli alat transportasi. Mereka membeli karya teknik, simbol eksklusivitas, serta tiket masuk ke klub kecil pemilik hypercar listrik paling langka.

U9 Xtreme hanya diproduksi 30 unit untuk pasar global. Jumlah tersebut membuat mobil ini langsung masuk kategori barang koleksi. BYD melalui Yangwang tidak mengejar volume besar pada model ini. Fokusnya ada pada citra, pencapaian teknis, dan kemampuan menunjukkan bahwa merek China mampu membuat mobil performa tinggi dengan harga yang menembus wilayah merek supercar dunia.

Diserahkan Langsung oleh Bos BYD di Beijing Auto Show

Penyerahan unit U9 Xtreme di Beijing Auto Show menjadi bagian yang ikut menyita perhatian. CnEVPost melaporkan Chairman dan Presiden BYD, Wang Chuanfu, menyerahkan langsung unit Yangwang U9 Xtreme kepada pengusaha asal Australia, Nick Politis AM. Hal ini menunjukkan bahwa transaksi tersebut bukan sekadar penjualan biasa, tetapi juga acara simbolis untuk memperkuat posisi Yangwang sebagai merek ultra mewah BYD.

Penyerahan langsung oleh petinggi BYD memberi pesan bahwa U9 Xtreme adalah produk penting bagi perusahaan. Mobil ini tidak hanya dipamerkan sebagai teknologi eksperimental. Versi produksi sudah diperkenalkan, pemesanan terbatas sudah berjalan, dan pembeli dari luar China mulai masuk dalam daftar pemilik.

Beijing Auto Show Jadi Panggung Besar U9 Xtreme

Beijing Auto Show 2026 menjadi tempat yang tepat bagi BYD untuk menampilkan U9 Xtreme. Pameran tersebut menjadi salah satu ajang otomotif paling penting di China, tempat produsen lokal dan global memperkenalkan teknologi terbaru. Di tengah persaingan kendaraan listrik yang makin padat, model seharga lebih dari 20 juta yuan jelas menjadi pusat perhatian.

Yangwang menampilkan U9 Xtreme dengan kelir hitam dan emas serta sayap belakang besar. Tampilan tersebut langsung memberi kesan berbeda dari U9 reguler. Warna gelap dengan aksen emas membuat mobil ini terlihat lebih eksklusif, sementara sayap besar menegaskan bahwa mobil tersebut disiapkan untuk performa serius di lintasan.

Dari Yangwang U9 Reguler ke U9 Xtreme

Yangwang U9 reguler sudah lebih dulu dikenal sebagai supercar listrik BYD. Model standar dijual di China dengan harga mulai 1,8 juta yuan. Namun, U9 Xtreme berada jauh di atasnya. Jika U9 reguler sudah mahal, U9 Xtreme dibuat sebagai versi paling ekstrem dengan performa lebih besar, sistem kelistrikan lebih kuat, dan produksi yang jauh lebih terbatas.

Selisih harga yang sangat besar menunjukkan perbedaan posisi keduanya. U9 reguler masih bisa dibaca sebagai supercar listrik premium. U9 Xtreme masuk ke kelas hypercar langka yang dibeli oleh kolektor dan pencinta performa tinggi. Bagi BYD, model ini menjadi bukti bahwa perusahaan mampu menaikkan level teknologi dari mobil listrik harian ke mesin performa tinggi berharga puluhan miliar rupiah.

Nama Xtreme Diambil dari Extreme

BYD menjelaskan bahwa nama U9 Xtreme sebelumnya dikenal sebagai U9 Track atau Special Edition. Nama Xtreme kemudian dipakai untuk versi produksi, dengan X sebagai penekanan pada karakter yang lebih kuat. Menurut keterangan resmi BYD, mobil ini mengambil arsitektur teknis U9 reguler yang sudah dijual di China, lalu ditingkatkan melalui sejumlah pembaruan besar.

Pembaruan tersebut mencakup sistem kelistrikan 1.200 volt, baterai Blade berbasis lithium iron phosphate dengan kemampuan discharge 30C, empat motor berkecepatan sangat tinggi, ban semi slick level trek, serta suspensi DiSus X yang disetel ulang untuk kebutuhan lintasan.

Tenaga Hampir 3.000 Hp Menjadi Daya Tarik Utama

Yangwang U9 Xtreme bukan hanya mahal karena jumlahnya terbatas. Mobil ini membawa angka performa yang sangat besar. CnEVPost mencatat U9 Xtreme memakai empat motor listrik, masing masing memiliki daya puncak 555 kW. Jika digabungkan, total outputnya mencapai 2.220 kW atau sekitar 2.977 hp.

Tenaga sebesar itu membuat U9 Xtreme masuk ke jajaran mobil listrik paling bertenaga yang pernah dibuat untuk konsumen. Angka ini jauh melampaui mobil sport konvensional dan mendekati wilayah hypercar listrik ekstrem. Dengan empat motor, distribusi tenaga dapat diatur ke setiap roda secara presisi, sehingga mobil memiliki kemampuan akselerasi dan traksi yang sangat tinggi.

Empat Motor Listrik untuk Kontrol Tiap Roda

Konfigurasi empat motor menjadi salah satu rahasia utama performa U9 Xtreme. Setiap roda dapat menerima tenaga dari motor masing masing. Sistem seperti ini memberi peluang pengaturan torsi yang sangat cepat, terutama saat mobil keluar tikungan, mengerem, atau melaju pada kecepatan tinggi.

Autoweek mencatat U9 Xtreme dibangun di atas platform e4 1.200 volt milik BYD, menggunakan empat motor listrik yang berputar hingga 30.000 rpm dan menghasilkan sekitar 3.000 hp. Catatan tersebut juga menyebut mobil ini dilengkapi sistem pendingin yang dirancang ulang, rem karbon keramik, serta ban khusus GitiSport e GTR2 PRO untuk kebutuhan lintasan.

Rekor Kecepatan 496,22 Km Per Jam

Sebelum mencuri perhatian karena harga puluhan miliar rupiah, Yangwang U9 Xtreme sudah dikenal karena pencapaian kecepatannya. BYD mengumumkan U9 Xtreme mencetak rekor mobil produksi tercepat dengan kecepatan 496,22 km per jam di lintasan ATP Automotive Testing Papenburg, Jerman. Rekor tersebut dicapai pada 14 September 2025.

Angka hampir 500 km per jam membuat U9 Xtreme masuk ke pembicaraan besar dunia hypercar. Mobil ini tidak hanya ingin cepat di atas kertas, tetapi juga telah mencatat kecepatan resmi di fasilitas pengujian berstandar tinggi. BYD menyebut pencapaian tersebut melampaui rekor mobil berbahan bakar bensin tercepat sebelumnya yang berada di angka 490,484 km per jam.

Marc Basseng Jadi Pengemudi Rekor Kecepatan

Rekor kecepatan U9 Xtreme dicapai bersama Marc Basseng, pembalap dan spesialis lintasan asal Jerman. BYD menyebut Basseng memiliki pengalaman panjang di balap sports car dan endurance. Dalam pernyataan resmi, Basseng menilai performa U9 Xtreme membuat rekor tersebut memungkinkan, terutama karena karakter motor listrik yang halus dan tidak memiliki jeda perpindahan tenaga seperti mesin pembakaran.

Keterlibatan pengemudi berpengalaman sangat penting untuk mobil dengan kecepatan hampir 500 km per jam. Pada kecepatan seperti itu, stabilitas, ban, aerodinamika, pendinginan, dan respons kemudi harus bekerja tanpa celah. Satu kesalahan kecil dapat menjadi sangat berbahaya.

Pecahkan Catatan Nürburgring untuk Mobil Listrik

U9 Xtreme juga mencatat prestasi di Nürburgring Nordschleife, salah satu lintasan paling terkenal dan sulit di dunia. CnEVPost mencatat mobil ini menorehkan waktu 6 menit 59,157 detik di Nürburgring pada September 2025, menjadikannya mobil listrik produksi pertama yang menembus waktu di bawah 7 menit pada lintasan tersebut.

Autoweek juga melaporkan bahwa catatan 6 menit 59,157 detik itu lebih cepat sekitar 5 detik dari rekor mobil listrik sebelumnya di kelasnya. Rekor tersebut dikemudikan oleh pembalap endurance Jerman, Moritz Kranz.

Tidak Hanya Cepat di Jalur Lurus

Catatan Nürburgring penting karena menunjukkan U9 Xtreme tidak hanya kuat di jalur lurus. Nürburgring memiliki banyak tikungan, perubahan elevasi, pengereman berat, dan permukaan yang menuntut kestabilan tinggi. Mobil yang cepat di Papenburg belum tentu mampu tampil baik di Nürburgring.

U9 Xtreme membuktikan bahwa tenaga besarnya didukung sasis, rem, ban, dan suspensi yang disiapkan serius. Autoweek mencatat mobil ini memakai rem karbon keramik, sistem pendingin baru, serta ban khusus yang dirancang untuk tanjakan curam dan beban tikungan tinggi di Nürburgring.

Teknologi 1.200 Volt Jadi Pembeda Teknik

Salah satu bagian teknis yang membuat U9 Xtreme istimewa adalah platform tegangan tinggi 1.200 volt. BYD menyebut sistem ini sebagai peningkatan dari arsitektur 800 volt pada U9 reguler. Tegangan lebih tinggi dapat membantu kendaraan listrik mengalirkan daya besar dengan lebih efisien, terutama untuk performa tinggi dan penggunaan lintasan.

Dalam mobil listrik ekstrem, sistem kelistrikan bukan sekadar angka. Platform tinggi membantu motor, inverter, baterai, dan pendinginan bekerja dalam beban besar. Mobil dengan tenaga hampir 3.000 hp membutuhkan sistem yang mampu menangani arus dan panas secara konsisten.

Baterai Blade dengan Discharge 30C

U9 Xtreme menggunakan Blade Battery berbasis lithium iron phosphate dengan kemampuan discharge 30C. Angka ini menunjukkan kemampuan baterai melepaskan daya dalam jumlah sangat besar dalam waktu singkat. Untuk mobil lintasan, kemampuan seperti ini penting karena akselerasi, kecepatan puncak, dan putaran cepat membutuhkan aliran energi yang sangat tinggi.

Pilihan baterai LFP juga menarik. Selama ini baterai LFP lebih sering dikaitkan dengan keamanan, umur pakai, dan biaya yang lebih rasional dibanding beberapa kimia baterai lain. BYD memakai pengalaman panjangnya dalam teknologi baterai untuk membawa LFP ke level performa yang sangat ekstrem.

Suspensi DiSus X dan Rem Karbon Keramik

U9 Xtreme memakai suspensi DiSus X yang disetel ulang untuk kebutuhan lintasan. Sistem ini menjadi bagian penting karena mobil dengan tenaga besar harus mampu menjaga roda tetap mencengkeram aspal. Suspensi tidak hanya bertugas memberi kenyamanan, tetapi juga mengatur gerakan bodi saat akselerasi, pengereman, dan menikung pada kecepatan tinggi.

BYD juga membekali mobil ini dengan komponen pengereman yang diperkuat, termasuk cakram karbon keramik. Komponen seperti ini umum dipakai pada mobil performa tinggi karena mampu menahan suhu besar dan pengereman berulang. Pada mobil listrik seberat dan sekuat U9 Xtreme, pengereman menjadi bagian yang sama pentingnya dengan akselerasi.

Ban Khusus untuk Kecepatan Ekstrem

BYD menyebut U9 Xtreme memakai ban semi slick level trek. CnEVPost menambahkan mobil ini menggunakan ban khusus tahan aus buatan China yang dirancang untuk menahan kecepatan ekstrem hingga 500 km per jam.

Ban menjadi komponen paling kritis pada mobil yang melaju hampir 500 km per jam. Tidak cukup hanya memakai kompon lembut untuk cengkeraman. Ban harus sanggup menahan panas, gaya sentrifugal, tekanan lateral, dan beban pengereman besar. Karena itu, pengembangan ban khusus menjadi bagian utama dari proyek U9 Xtreme.

Tabel Spesifikasi Yangwang U9 Xtreme

Data berikut merangkum informasi utama yang sudah diumumkan atau dilaporkan secara luas. Beberapa angka teknis dapat berbeda menurut spesifikasi pasar akhir.

BagianYangwang U9 Xtreme
MerekYangwang
Induk perusahaanBYD
Jenis kendaraanHypercar listrik produksi terbatas
Harga transaksiLebih dari 20 juta yuan
Perkiraan nilaiSekitar 2,76 juta dolar AS atau Rp44,5 miliar
Jumlah produksiMaksimal 30 unit global
Platforme4 1.200 volt
Jumlah motor4 motor listrik
Daya tiap motor555 kW
Total daya2.220 kW atau sekitar 2.977 hp
Putaran motorHingga 30.000 rpm
BateraiBlade Battery berbasis LFP
Kemampuan bateraiDischarge 30C
SuspensiDiSus X khusus lintasan
RemKarbon keramik
BanSemi slick khusus untuk kecepatan ekstrem
Rekor kecepatan496,22 km per jam
Lokasi rekor kecepatanATP Papenburg, Jerman
Rekor Nürburgring6 menit 59,157 detik
StatusProduksi terbatas dan mulai diserahkan ke pembeli

U9 Xtreme Menjadi Simbol Kenaikan Kelas BYD

BYD selama ini dikenal sebagai produsen kendaraan listrik dengan jangkauan produk sangat luas. Di pasar global, nama BYD identik dengan mobil listrik yang semakin agresif dari sisi harga, teknologi baterai, dan distribusi. Namun, Yangwang U9 Xtreme membawa perusahaan itu ke wilayah yang sangat berbeda.

Mobil ini memperlihatkan bahwa BYD ingin dikenal bukan hanya sebagai pabrikan volume besar. Melalui Yangwang, BYD masuk ke pasar low volume high price, tempat merek menjual teknologi, performa, dan eksklusivitas. CarNewsChina mencatat Yangwang memang ditempatkan sebagai sub merek premium BYD yang menargetkan segmen harga tinggi dan produksi terbatas.

China Mulai Serius di Kelas Hypercar

Selama bertahun tahun, kelas hypercar didominasi merek Eropa dan beberapa pemain Amerika. Nama seperti Bugatti, Koenigsegg, Pagani, Ferrari, Porsche, McLaren, dan Rimac sering mengisi percakapan soal mobil tercepat dan termahal. U9 Xtreme menunjukkan bahwa pabrikan China mulai ingin masuk ke area yang sama.

Perbedaannya, BYD datang dengan modal elektrifikasi. Perusahaan ini memiliki kekuatan besar dalam baterai, motor listrik, sistem kendali, dan platform kendaraan listrik. U9 Xtreme menjadi alat untuk membuktikan bahwa teknologi tersebut bisa naik dari mobil harian ke mobil ekstrem.

Harga Mahal Didukung Jumlah Unit yang Sangat Sedikit

Keterbatasan produksi menjadi salah satu alasan harga U9 Xtreme bisa menembus puluhan miliar rupiah. Dengan jumlah maksimal 30 unit, mobil ini tidak akan mudah ditemui di jalan. Bagi kolektor, kelangkaan sering menjadi nilai tersendiri. Semakin sedikit jumlah unit, semakin kuat daya tariknya sebagai koleksi.

BYD menyatakan U9 Xtreme tersedia untuk pelanggan dengan produksi terbatas tidak lebih dari 30 unit. CnEVPost juga melaporkan bahwa mobil ini sudah menarik pembeli kelas atas dari berbagai negara.

Pembeli Memburu Status dan Teknologi

Pembeli U9 Xtreme kemungkinan tidak hanya melihat spesifikasi angka. Pada level harga Rp44,5 miliar, faktor status menjadi sangat kuat. Mobil seperti ini ditempatkan di garasi sebagai koleksi, dipakai dalam acara khusus, atau menjadi bagian dari portofolio kendaraan langka.

Namun, U9 Xtreme juga punya dasar teknis yang kuat. Rekor 496,22 km per jam dan catatan Nürburgring di bawah 7 menit memberi alasan performa yang jelas. Harga tinggi tidak berdiri sendiri, melainkan didukung oleh data lintasan yang dapat menjadi bahan kebanggaan pemilik.

Dibandingkan dengan Supercar Listrik Lain

Pasar hypercar listrik sudah memiliki beberapa nama besar, seperti Rimac Nevera, Lotus Evija, Pininfarina Battista, dan Aspark Owl. U9 Xtreme masuk ke kelompok yang sama, tetapi membawa identitas berbeda sebagai mobil dari China dengan dukungan BYD.

Daya hampir 3.000 hp membuat U9 Xtreme terlihat sangat kuat di atas kertas. Kecepatan puncak 496,22 km per jam juga membuatnya berada di posisi yang sangat tinggi. Kombinasi ini menjadikannya bukan hanya pesaing harga, tetapi juga pesaing performa.

Keunggulan Ada pada Rekor Resmi

Banyak mobil listrik performa tinggi mengklaim tenaga besar. Yang membuat U9 Xtreme lebih menarik adalah rekornya sudah dipublikasikan. BYD menyebut mobil ini mencetak rekor kecepatan produksi di Papenburg, sedangkan catatan Nürburgring 6 menit 59,157 detik memperlihatkan kemampuan di lintasan berliku.

Dua catatan tersebut memberi nilai jual kuat. Pembeli hypercar sering mencari cerita di balik mobil yang mereka beli. U9 Xtreme punya cerita tentang rekor kecepatan, rekor lintasan listrik, produksi 30 unit, dan harga tertinggi BYD.

Mengapa U9 Xtreme Penting untuk Industri Mobil Listrik

Yangwang U9 Xtreme memperlihatkan pergeseran menarik dalam industri mobil listrik. Teknologi yang dulu identik dengan efisiensi dan ramah lingkungan kini juga menjadi senjata untuk performa ekstrem. Motor listrik mampu memberi torsi instan, sistem kendali dapat mengatur tiap roda, dan baterai modern mampu melepas daya besar dalam waktu singkat.

BYD menggunakan U9 Xtreme untuk menunjukkan kemampuan penuh dari platform dan teknologi internalnya. Mobil ini mungkin tidak menjadi produk massal, tetapi dapat memperkuat kepercayaan terhadap kemampuan teknik perusahaan.

Efek Gengsi untuk Produk BYD Lain

Model seperti U9 Xtreme dapat memberi efek gengsi bagi seluruh lini BYD. Walau pembeli mobil BYD biasa tidak akan membeli hypercar Rp44,5 miliar, mereka tetap melihat bahwa merek yang sama mampu mencetak rekor dunia. Hal ini membantu membangun persepsi bahwa BYD bukan hanya produsen mobil listrik murah atau menengah.

Dalam dunia otomotif, mobil halo seperti ini sering dipakai untuk mengangkat citra merek. U9 Xtreme menjadi halo car untuk BYD dan Yangwang. Ia berdiri di puncak piramida, sementara teknologi, citra, dan perhatian publiknya dapat mengalir ke model lain.

Peluang Masuk Pasar Indonesia Masih Sangat Kecil

Dengan jumlah produksi hanya 30 unit global dan harga sekitar Rp44,5 miliar, peluang Yangwang U9 Xtreme hadir resmi di Indonesia sangat kecil. Jika ada unit masuk, kemungkinan besar melalui jalur kolektor khusus atau pesanan pribadi, bukan penjualan umum seperti mobil listrik BYD lain.

Pasar Indonesia memang mulai mengenal BYD lewat model listrik yang lebih terjangkau. Namun, hypercar listrik ekstrem seperti U9 Xtreme berada di ruang yang sangat sempit. Konsumennya terbatas, infrastrukturnya butuh perhatian khusus, dan biaya kepemilikannya pasti sangat tinggi.

Tetap Menarik untuk Pecinta Otomotif Lokal

Meski sulit hadir di jalan Indonesia, U9 Xtreme tetap menarik bagi pencinta otomotif tanah air. Mobil ini menunjukkan seberapa cepat perkembangan teknologi mobil listrik performa tinggi. Dalam waktu relatif singkat, BYD mampu masuk ke percakapan yang sebelumnya lebih sering diisi merek hypercar mapan.

Bagi pembaca Indonesia, angka Rp44,5 miliar menjadi pintu masuk yang membuat U9 Xtreme terasa sensasional. Namun, di balik harga tersebut, ada catatan teknis yang serius, mulai dari platform 1.200 volt, empat motor, tenaga hampir 3.000 hp, ban khusus, rem karbon keramik, dan rekor kecepatan hampir 500 km per jam.

Catatan Besar di Balik Harga Rp44,5 Miliar

Yangwang U9 Xtreme menjadi bukti bahwa BYD sudah berani menjual produk pada level harga yang tidak pernah dibayangkan beberapa tahun lalu. Mobil ini tidak ditujukan untuk pasar umum, tetapi untuk memperlihatkan kemampuan puncak dari Yangwang sebagai merek mewah BYD.

Harga lebih dari 20 juta yuan membuat U9 Xtreme menjadi mobil produksi BYD termahal. Produksi hanya 30 unit membuatnya langka. Rekor kecepatan 496,22 km per jam membuatnya punya legitimasi performa. Catatan Nürburgring 6 menit 59,157 detik membuatnya tidak hanya cepat di jalur lurus. Dengan semua kombinasi tersebut, U9 Xtreme berdiri sebagai simbol baru ambisi China di kelas hypercar listrik paling mahal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *